Nuansa Hujan di Serentang Tangan

Saat ini serdadu dari langit turun
Aku merasakan deras aliran makna
Tak ada rugi, tak ada sesal
Tak ada malu, hanya menekuni kagum
Tiap untaian makna buatku tertegun

Saat ini tiap gemericik yang ku dengar
Bagaikan ribuan perasaan telah terlisan
Mendengarnya membuatku meninggikan segala mimpi
Segala mimpi yang tertahan sedang kumimpikan lagi
Namun keteduhan ini, aku sadar tidak sedang bermimpi

Saat ini memang nyata, dingin ini, suara ini
Rentangan tangan menggapai hujan mengundang suka
Dan sukapun menggenggamku dengan pongahnya
Aku ricuh
Kembali lagi kepada makna yang memudarkan mimpi
Bagaimana bisa?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s